Friday, May 27, 2011

Pengumuman Lomba & Workshop Membuat Popok Kain "Creative Mom, Happy Kids!"


Salam Popok Kain!

Dalam rangka ulang tahun kedua Milis Popok Kain pada tanggal 26 Juli 2011 mendatang,
Milis akan mengadakan Lomba & Workshop Membuat Popok Kain yang bertemakan "Creative Mom, Happy Kids!"

Jangan ragu untuk ikutan, ya. Jurinya baik-baik dan cantik-cantik, ketentuannya pun mudah. Total hadiahnya berupa uang tunai dan bingkisan senilai Rp. 3.500.000,-!!!

Penasaran? Silakan, ini ketentuan dan persyaratannya.

Lomba Membuat Popok Kain "Recycle"

Kategori Lomba:
Popok kain model fitted diaper.
Hal ini karena fitted diaper memang didesain hanya untuk menyerap cairan, dan tidak dituntut untuk bebas kebocoran atau rembes. Dari segi bahan lebih fleksibel membuat popok kain daur ulang bermodel fitted diaper dibandingkan model lainnya.

Model lain tetap dapat diterima. Misalnya, memilih membuat pocket diaper. Bisa juga merombak popok kain yang tidak sesuai harapan atau sudah rusak. Sebatas memperbaiki tidak dihitung sebagai karya. Tentu penilaian akan disesuaikan dengan model yang dipilih, termasuk mempertimbangkan jerih payah peserta dan tingkat kesulitan pembuatan popok.

Peserta juga diminta untuk menyertakan cerita singkat mengenai ide awal, alasan pemilihan bahan dan suka-duka proses pembuatannya.

A. Kriteria Penilaian
1. Keaslian (orisinalitas):
  • Karya adalah buatan peserta sendiri. Mulai dari pemotongan bahan, sampai menjadi popok kain.
  • Boleh dijahit dengan tangan maupun dengan mesin.

2. Bahan baku:
  • Aspek utama dalam kriteria ini adalah penerapan prinsip daur ulang (recycle) yang ekonomis.
  • Popok terbuat dari bahan bekas yang sebelumnya memiliki fungsi tertentu.
  • Bahan mampu menyerap cairan dengan baik. Outer tidak diharuskan terbuat dari bahan waterproof.
  • Biaya bahan baku semakin kecil semakin baik.

3. Kreativitas:
  • Pola dapat diambil dari aneka sumber.
  • Komposisi material, motif dan warna dan penilaian lain dari sudut pandang fashion termasuk dalam aspek ini.

4. Fungsional:
Tidak sekedar terbuat dari bahan yang memenuhi syarat sebagai popok kain, modal kecil, tampilan cantik, tapi juga harus berfungsi baik sebagai popok, yaitu menahan cairan setidaknya sebanyak 1 kali pipisan.

5. Kebersihan dan kerapian.

B. Ketentuan lomba :
  • Popok yang dibuat adalah popok daur ulang (recycle) dari bahan yang sudah tidak dipergunakan lagi dan awalnya memiliki fungsi tertentu (pakaian, bedong, taplak meja, gorden, handuk, popok lama yang sudah rusak, dll.)
  • Material tambahan yang boleh dibeli baru antara lain adalah karet elastik, kancing, velcro, atau bahan pelengkap lainnya. Namun bahan utamanya hanya dari bahan atau pakaian bekas.
  • Popok harus dijahit sendiri, bukan dijahit oleh tukang jahit, ART atau pun kerabat atau anggota keluarga lainnya.
  • Peserta harus membuat foto-foto proses pembuatan popok tersebut dari masih berbentuk bahan awal sampai menjadi popok. Foto-foto tersebut harus diserahkan melalui email kepada panitia. Jumlah maksimal 10 foto, dengan ukuran maksimal 300 KB per foto.
  • Peserta mengirimkan karya ke alamat Sekretariat Panitia dengan melampirkan:
    1. Pola
    2. Tulisan singkat mengenai (a.) ide awal; (b.) alasan pemilihan bahan dan deskripsi bahan (material) yang dipergunakan; (c.) proses pembuatan; (d.) suka-duka proses pembuatan karya; (e.) judul karya.
    3. Surat Pernyataan Peserta
  • Setiap peserta dapat mengirimkan maksimal dua (2) buah popok karyanya.
  • Masa pendaftaran dibuka mulai hari Senin, 30 Mei 2011 sampai Rabu, 22 Juni 2011. Pengiriman karya dengan connote (resi pengiriman) bertanggal mulai 23 Juni 2011 dianggap gugur.
Panitia berhak mengadakan perubahan ketentuan dengan pemberitahuan kepada peserta lomba.

Juri:
  • Setiasih "Djeng E" Nugrahaeni
  • Rika "Rumah Popok" Winurdiastri
  • Citra "KedaiJajaKaulan" Sani

Penyisihan (24 - 26 Juni 2011)
Juri menentukan 6 popok yang masuk ke babak final.
Finalis akan dihubungi melalui email atau telepon untuk hadir di acara puncak pada hari Sabtu, tanggal 2 Juli 2011

Final (Sabtu, 2 Juli 2011)
Sesi tanya jawab seputar proses pembuatan, dengan presentasi dan demo simulasi singkat proses pembuatan.
Bagi peserta final yang tinggalnya jauh dari Jakarta dan tidak bisa hadir, sesi tanya jawab akan diusahakan secara online (Skype) dan/atau per telepon, dapat dilakukan sebelum tanggal 2 Juli 2011.

Kepemilikan karya:
Hasil karya peserta lomba dapat diambil kembali atau dilelang, yang dinyatakan dalam surat pernyataan pendaftaran.
Pola hasil karya peserta menjadi milik Milis Popok Kain.

Catatan khusus:
  • Panitia, juri dan sponsor boleh ikut serta membuat popok kain dengan ketentuan yang sama, dengan mengisi Surat Pernyataan, dan pendaftaran dapat dilakukan pada hari Sabtu, 2 Juli 2011.
  • Karya dari panitia, juri dan sponsor hanya akan disertakan dalam voting popok favorit. Hadiahnya adalah bingkisan kecil dari panitia, sekedar untuk meramaikan acara.

Workshop Membuat Popok Kain "Recycle"
  • Peserta yang berminat dapat mendaftarkan diri melalui e-mail.
  • Biaya pendaftaran sebesar Rp. 20.000,- per orang, dibayarkan on the spot pada tanggal 2 Juli 2011, lokasi di area Jakarta Selatan.
  • Peralatan dan bahan yang disiapkan panitia antara lain adalah pola dan velcro/snap. Bahan dan peralatan jahit disiapkan oleh peserta dengan pemberitahuan teknis menyusul.
  • Masa pendaftaran dibuka hari Senin, 30 Mei 2011 dan ditutup pada hari Rabu, 22 Juni 2011.

Foto untuk lomba dan pendaftaran untuk workshop dikirimkan kepada:

Ariesia (Pendaftaran)
E-mail: ar1c1a@indosat.blackbery.com
dengan format subjek : [HUT 2 MPK] Daftar Lomba : (Nama Peserta) atau [HUT 2 MPK] Daftar Workshop : (Nama Peserta)

CC ke

Fatimah (Sekretariat)
E-mai: ftz12@yahoo.com


Karya peserta lomba dikirimkan kepada:

Fatimah (Sekretariat Panitia)
Alamat:
Fatimah T.Z.
Jl. Kebon Nanas Selatan 2 No. 25A
RT 004/008 Gang Assalam
Cipinang Cempedak
Jakarta Timur 13340

Hayook buruan yang mau daftar. It's gonna be fun! Yang mau tanya-tanya, japri aja ya.
And remember, setiap clodi yang kita buat, ada satu hal yang membuatnya spesial: "It is made with love"


Salam Popok Kain,
Panitia HUT ke-2 MPK

Share/Bookmark

Monday, April 11, 2011

Cloth Diapers Offline Stores

Berikut ini daftar offline stores yang menjual popok kain (cloth diapers) di Indonesia. Bila ada informasi terbaru, kami berusaha utk melengkapinya.

Terima kasih buat semua anggota Milis Popok Kain yang sudah berbagi informasi ttg offline stores ini.

*******

*JAKARTA dan sekitarnya


Nenen Babyshop

Ruko Plaza 1, Pondok Indah no. 33 ( Seberang Rumah Sakit Pondok Indah)

Phone: 021-7512263


Nenen Babyshop

Jl. Senopati No. 25 Jakarta 12190 (patokannya dibelakang daerah Bursa Efek Indonesia. Tiga ruko setelah Apotik Senopati. Satu deret dengan Ray White)

Phone: 021-5213008


Toko Novi/Nova

ITC BSD


Giant Bintaro


Maebebe Babyshop

(dekat RS Bintaro)


Toko Amyrea

Mall Of Indonesia (MOI) Lower Ground Fl, Citylink Blk A6 - 6

Phone: 021-46820055


Toko Ibu dan Anak

Jln. Buncit Raya no. 15 B

Phone: 021-98054836 / 021-92587741


Clodi Addict (booth)

Giggles Factory, FX Lifestyle X'nter F 5 Jl. Pintu 1 Senayan (di dpnnya Mom n Jo dan Kidz station).

Phone: 0811.898360


Garasi Lil Island

Jl Balai Pustaka Timur No 12 Rawamangun Jakarta Timur (di antara apotik RINI dan Toko Roti Merdeka).


Toko Ocha

ITC Kuningan


Jungle Baby Shop

ITC Kuningan


Clodi Store

ITC Cempaka Mas, Lantai Ground Blok K

(Masuk dari Pintu Utama, kemudian ke arah kanan, depan Victory Sprei, dekat Okhasiku Baby Shop)


Jeannete Baby Shop

ITC Cempaka Mas


Kumala Baby Shop

ITC Cempaka Mas


Audrey Baby Shop

ITC Cempaka Mas


Tasya Baby & Kids Store

Jl. Raya Cirendeu No. 4A

Ciputat-Tangerang Selatan


Mama Bebe Shop (ols yg bisa open house – hanya weekend dan sesuai perjanjian)

Jl H Muhyin no 103

RT 006 / RW 06

Jaticempaka - Pd Gede 17411

Phone: 0813 86389340



*Luar JAKARTA


Bebiez

Ruko Permata no 6 RT 21/6

Jl. Babarsari, Yogyakarta

Phone: 0274-484905


Jove’s Corner

d/a Toko Roti Almond (Almond Bakery)

Jl Mayjen Sutoyo 91 - Pojok Beteng Wetan - Yogyakarta

Phone: 0274-411451, 0274-379310, 085 7434 64 085


Toko BundaHafidh (dengan perjanjian per telepon)

Ronodigdayan DN III/465

Yogyakarta 55211

Phone: 087738387172


Cloth diapers Mania

Jl. Sultan Tirtayasa no 24 Bandung

Phone: 022-9578458


Mivi Baby Shop

Jl. Prof. Eyckman no.17 Bandung

Phone: 022-2037400


Rumah Zahro (telpon atau sms dahulu sebelum datang)

Jl. Prof. M. Yamin gang 4 No. 22 Malang

Phone: 085710849282, 0341-6400461


Rumah Popok Kain Madiun (dengan perjanjian per SMS)

Jalan Teuku Umar RT 3 RW 1 Kincang, Jiwan, Madiun.

Phone : HP : 08977989722, 081931640271


Share/Bookmark

Saturday, March 19, 2011

Our Logo


Dengan ini kami dengan bangga mempersembahkan LOGO Milis Popok Kain yang efektif digunakan sejak tanggal 20 Maret 2011 di blog milis, yahoogroups, twitter @milispopokkain dan Facebook Cloth Diapering Parents Indonesia (CDPI).

Special thank's untuk Lia (Sri Amalia @amaliacakra) yang sudah membantu kami mewujudkan LOGO nan imut-imut ini :)

Silakan lirik ke bagian kanan atas blog ini untuk melihat si bayi hijau (bukan bayi Hulk lohh....).

Ok, Happy cloth diapering, all!



Share/Bookmark

Tuesday, March 15, 2011

Solo Cloth Diapering

Bulan Februari lalu, beberapa ibu di milis sempat berbagi tentang penanganan popok kain dalam kondisi tanpa ART dan tanpa mesin cuci, baik dalam term waktu aktual (saat ini) maupun masa lalu (saat mengalami kondisi tersebut).

Berikut ini rangkuman dari semua informasi yang masuk. Semoga berguna bagi ibu-ibu yang lain dengan kondisi yang sama. Cloth diapering is possible in any condition :)

Terima kasih untuk 16 mommies yang sudah ikutan berbagi...

Salam, Sitha

*****
  • Total responden: 16 orang
  • HCD : Handwashing cloth diapers

Gambaran Responden

Chart: Usia bayi/anak
  • 56% responden HCD saat bayi berusia newborn-6 bulan. 44% dari ibu-ibu tersebut masih berlanjut HCD sampai range usia anak 6-12 bulan.

Chart: Jumlah popok kain yang dimiliki
  • 38% responden memiliki popok sejumlah 13-20 buah, 31% responden memiliki 1-12 buah popok dan persentase yang sama untuk yang memiliki popok kain sejumlah 21 buah ke atas.

Chart: Cloth diapering type
  • 56% responden menerapkan full time cloth diapering dan beberapa di antaranya mixed dgn celana pop.

Chart: Jadwal pencucian popok
  • 75% responden memiliki jadwal pencucian sehari sekali.

Chart: Jenis popok kain yang dimiliki
  • Jenis popok yg digunakan, paling banyak adalah Pocket (32%), diikuti dengan AI2 (24%) dan AIO (17%). Sisanya Fitted, prefold, flat dan popok klasik bertali (tentunya dgn diaper cover).

Chart: Deterjen yang digunakan
  • Deterjen yg digunakan, paling banyak adalah Attack Clean Maximizer dan Cycles.


Penyimpanan popok kotor selama menunggu pencucian

75% dari responden menerapkan metode dry pail, yaitu menyimpan popok kotor di dalam wadah (umumnya ember) tanpa air, alias tidak merendam. 19% responden menerapkan metode wet pail, yaitu merendam popok kotor, dan mereka sebelumnya membilas dulu popok dari feses dan urine bayi. Sisanya yaitu 6% (hanya satu responden) menerapkan metode gabungan antara keduanya dimana metode wet pail dilakukan hanya untuk insert.

Responden yang menerapkan dry pail ada yang membilas dulu feses & urine bayi sebelumnya (19%), membilas hanya bila terkena feses (25%) dan tidak membilas sama sekali (6%) - kondisi bayi newborn dan ASIX. Sisanya tidak memberikan informasi yang detail (25%).



Kendala yang Ditemui

38% responden menyatakan bahwa mereka tidak menemukan masalah yang berarti dalam kondisi cloth diapering tanpa ART dan tanpa mesin cuci. Sementara sisanya menemukan beberapa masalah tidak tetap seperti masalah cuaca yang mempengaruhi lamanya pengeringan popok di jemuran serta masalah internal dalam diri mereka sendiri, antara lain perasaan malas dan lelah yang umumnya bisa diatasi dengan adanya bantuan dari pasangan. Ada pula masalah lainnya seperti masalah kualitas air yang tidak bagus dan perubahan popok kain yang terlihat kusam akibat pencucian tiap hari dengan tangan.

******

Kesimpulannya adalah berpopok kain tanpa ART dan tanpa mesin cuci (solo cloth diapering) bukanlah suatu hal yang rumit asalkan ada kemauan dan motivasi yang kuat, ditambah kegembiraan dan kecintaan dalam melakukannya. Terkadang ada kendala-kendala yang timbul di luar kuasa kita. Untuk itu kita perlu untuk melihat pengalamanan orang lain untuk memperoleh masukan dan dukungan dalam pelaksanaan solo cloth diapering ini.


Share/Bookmark

Monday, March 14, 2011

SURVEY: Penggunaan Popok Kain & Energi


Seminggu yang lalu, Mom Rika dari Rumah Popok melakukan survey gambaran umum tentang penggunaan popok kain dan penggunaan energi yang mengikutinya. Berikut ini hasil yang sudah diolah dalam bentuk Chart:



Chart Biru:

  • 50% responden adalah pengguna popok kain.
  • 1% responden adalah pengguna popok sekali pakai.
  • Sisanya adalah pengguna popok campuran (kain - pospak)



Chart Orange:
  • 38% pengguna pospak membuang dulu feses bayi bila bentuknya padat namun langsung membuang pospak keseluruhan bila feses bayi lunak/encer.
  • 23% selalu membuang feses bayi ke WC.
  • 22% tidak pernah membuang feses bayi dari dalam pospak.
  • Sisanya, bukan pengguna pospak.


Chart Merah:

  • 56% pengguna popok kain mencucinya dengan tangan.
  • 26% pengguna popok kain mencuci dan mengeringkan dengan mesin cuci
  • 15% pengguna popok kain mencuci dengan mesin dan mengeringkan dengan menjemur
  • Sisanya bukan pengguna popok kain



Chart Kuning:

  • 92% mencuci popok kain dengan menggunakan air keran biasa (suhu normal)
  • 8% mencuci popok kain dengan menggunakan air panas 40-60 derajat celcius


Chart Hijau:

  • 55% yakin bahwa penggunaan popok kain dapat menyembuhkan ruam popok
  • 27% tidak pernah ada pengalaman ruam popok pada anaknya
  • 15% tidak melihat ada pengaruh popok kain terhadap penyembuhan ruam popok
  • 3% tidak tahu



Chart Ungu:

  • 48% menilai popok kain anaknya ada yang masih pantas untuk diwariskan, ada juga yang tidak
  • 44% menilai popok kain anaknya masih pantas untuk dikenakan oleh generasi selanjutnya
  • Sisanya menilai popok kain anaknya sudah tidak layak diwariskan serta bukan pengguna popok kain.


Chart Biru:

  • 42% stripping popok kain dengan mencucinya dengan air biasa sampai busa hilang
  • 24% stripping popok kain dengan mencucinya dengan air hangat/panas sampai busa hilang
  • 21% stripping popok kain dengan memberi bahan tambahan (baking soda, vinegar)
  • 17% stripping popok kain dengan cara merebus
  • 26% stripping popok kain dengan cara lain



Chart Orange:

  • 34% responden memiliki popok kain antara 11-20 buah
  • 29% responden memiliki popok kain di atas 21 buah
  • 17% responden memiliki popok kain antara 6-10 buah
  • Sisanya memiliki popok kain 0-5 buah


Chart Merah:

  • 44% responden memiliki popok kain lokal lebih banyak daripada import
  • 29% responden memiliki popok kain import lebih banyak daripada lokal
  • 10% responden memiliki jumlah popok kain lokal yang sama banyaknya dengan yang import
  • Sisanya tidak memiliki popok kain


********



Terima kasih untuk semua mommies yang sudah berpartisipasi dalam survey ini. Bila ada informasi di atas yang kurang jelas, silakan hubungi kami di:


popok-kain-owner@yahoogroups.com


Salam...


Share/Bookmark

Tuesday, December 7, 2010

Perawatan Harian Popok Kain Modern: Cara Mencuci dan Tips Praktis

Oleh: Inne Utomo

Menggunakan dan merawat popok kain modern (cloth diaper, clodi) ibarat pepatah 'alah bisa karena biasa'. Awalnya ada yang merasa, "ribet, deh!". Kalau tidak mengerti betul, ada juga yang merasa, "mau praktis kok malah repot, sih? Cape, deeeh!". Meski demikian, ibu-ibu pengguna popok kain modern kini semakin banyak. Sebab, kerepotan yang terasa berat di awal, sebenarnya adalah pekerjaan harian biasa yang mudah dikerjakan. Karena belum terbiasa maka rasanya sulit sekali. Setelah terbiasa, secara otomatis Ibu atau asisten di rumah akan jauh lebih mudah mengerjakannya.

Popok kain modern ada banyak jenisnya. Antara lain fitted diaper, prefold diaper, pocket system, All in Two (AI2), All in One (AIO) dan cover system*. Tetapi pada intinya, cara perawatannya sama: tidak perlu direndam lama, dicuci dengan sedikit deterjen dan dibilas sampai hilang busanya.

Perbedaan dari macam-macam jenis tersebut diatas, biasanya mempengaruhi cepat-lambatnya waktu pengeringan.

Nah, berikut ini detail cara pencucian dengan pilihan cuci dengan tangan dan dengan mesin cuci. Umumnya, dengan cara berikut ini, popok tidak akan beraroma khas amonia setelah kering.

Happy cloth diapering!

*****

Mencuci dengan Tangan

  • Jika si kecil buang air besar, buang kotoran ke dalam kloset, siram untuk menghilangkan sisa kotoran yang menempel
  • Jika belum sempat mencuci selama 2 - 3 hari, sebelum ditaruh di ember, kucek sebentar di bawah air mengalir untuk membuang sisa ompol
  • Kumpulkan popok kotor di ember kering (dry pail)
  • Saat hendak mencuci, siapkan ember berisi air dan gunakan 1/4 takaran deterjen tanpa pemutih, pewangi dan pelembut, dan hindari deterjen dengan kandungan enzim pengangkat kotoran. Rendam sebentar, sekitar 15 - 30 menit
  • Kucek popok, tidak perlu sekuat tenaga saat mengucek dan memeras. Simpanlah energi dan tenaga dalam Ibu-ibu untuk bermain bersama si kecil saja.
  • Bilas 2 atau 3 kali sampai busa hilang. Kalau ada bau ompol membandel, bilas di bawah air mengalir.
  • Peras popok secukupnya, jemur dengan inner menghadap matahari
  • Setelah kering, lipat dan simpan di lemari pakaian si kecil.


Mencuci dengan Mesin Cuci

Sharing dari Anna:

"Untuk pencucian sehari-hari, aku menggunakan mesin cuci semi-automatic dua tabung. Cara pencucian aku biasanya seperti ini:

  • Bekas pup dikucek sampai bersih, jadikan satu dengan popok kotor lainnya
  • Bilas popok kotor bekas ompol dengan air biasa tanpa deterjen sebanyak dua kali
  • Bilas dua kali tanpa deterjen
  • Baru dicuci bersama baju Seno lainnya
  • Cuci selama enam menit dengan deterjen 1/4 takaran dari yang dianjurkan
  • Bilas 2 - 3 kali hingga busa tidak ada atau hanya sedikit
  • Keringkan dengan spin selama 2 - 3 menit

Tentunya banyaknya air, deterjen, lamanya cuci dan bilas juga disesuaikan dengan banyaknya popok kotor yah. Biasanya aku nyuci seperti ini utk 2 - 3 set popok modern. Oh ya, ada juga yang menyarankan nyuci popok modern jangan dicampur pakaian biasa, tapi aku campur untuk menghemat air, listrik, waktu dan tenaga :D

Selain itu kalo mau merendam popok di air deterjen jangan lama-lama, mungkin sekitar lima menit aja. Sebaiknya sih ikuti saran pencucian yang biasanya tertera pada label masing-masing merk popok. Ada yang mengklaim 'wash at any temperature' seperti Blueberry Minky, ada juga yang menyarankan cuci dengan air panas di suhu 40 - 60° C, ada juga yang outer-nya sama sekali tidak boleh kena air panas seperti merk Coolababy. Bila masih terdapat noda pup setelah dicuci, biarkan saja dulu, jemur di bawah terik matahari, noda akan memudar. Kalaupun masih ada biasanya akan hilang pada pencucian selanjutnya.

Oh ya, untuk mencuci dengan mesin cuci otomatis (fuzzy logic ya istilahnya?) aku belum pernah jadi belum ada pengalaman. Kalo melihat cara kerjanya kayaknya lebih boros air. Bila cucian tidak terlalu banyak menurutku sebaiknya dicuci dengan tangan".


Tentang PERENDAMAN

Tips dari Sitha Puspita:

"Bisa juga ditambahkan bubuk anti bakteri saat merendam dan/atau saat mencucinya, misalnya produk Mothercare Smart Nappy Soak atau Bambino Mio Fresh. Mungkin pakai Tea Tree oil juga bisa, silakan browsing untuk detailnya".

Tips dari Adisty Budiman:

"Fitted diaper dan reusable liner yg ada fleece-nya biasanya tetap aku rendam sih, malahan semalaman, buat ngilangin pesing dan noda. Kalo pocket diaper dan diaper cover yang PUL-laminated memang gak aku rendam karena memang demikian sesuai anjuran kebanyakan produsen clodi, karena katanya bisa merusak atau melemahkan daya waterproofing (kalo minjam istilahnya 'deteriorate')".

*****

Nah, tulisan ini adalah beberapa tips dari Ibu-ibu yang terbiasa menggunakan popok kain. Bisa dilihat, bahwa setiap Ibu punya cara sendiri, tetapi pada dasarnya tetap pada prinsip menggunakan sedikit deterjen, membilas sampai busa hilang, tidak merendam popok terlalu lama sebelum dicuci dan tidak menggunakan setrika setelah popok kering.

Silakan tentukan gaya Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut atau berbagi pengalaman ber-popok kain ria, gabung di milis popok kain yaaa..

Cheers!

Inne Utomo

*Silakan baca posting tentang jenis-jenis popok kain modern.


Share/Bookmark

Wednesday, October 6, 2010

Popok Kain Lokal


Berikut ini list merk popok kain lokal Indonesia yang beredar di pasaran. Untuk review dari masing2 merk, silakan dilontarkan di milis popok kain ya... Beberapa review sudah ada di file milis, silakan bergabung di sini dan download file-nya dalam format PDF. Secara berkala, file tersebut akan diupdate sesuai review yang masuk dari member milis.

  1. Cluebebe
  2. Metal Mom
  3. Zigie Zag
  4. GG
  5. Baby Oz
  6. Enphlia
  7. Popochan
  8. Nicekids
  9. Canchut
  10. Ananndapers
  11. Iconic Kids
  12. Lusty Bunny
  13. Popok handuk Canberra
  14. Ummi
  15. Ecokiddy
  16. Baby Farros
  17. Bayibayi
  18. Pempem
  19. Ziya
  20. Babyboo


Terima kasih banyak untuk para member milis popok kain yang sudah melengkapi list di atas.

Salam popok kain!


Share/Bookmark